Betrand Peto Putra Onsu, Kisah Penyanyi Cilik Asal NTT

Betrand Peto Putra Onsu atau yang lebih dikenal dengan Betrand Peto merupakan penyanyi cilik yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia merupakan anak angkat pasangan selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah Tan. Sebelum diadopsi Ruben, Betrand Peto tinggal bersama sang nenek di Kabupaten Manggarai, NTT. Saat itu, setiap harinya Betrand selalu bekerja mencari uang untuk membantu sang nenek. Ia mulai dikenal publik ketika videonya menjadi viral di YouTube dan media sosial. Ketika itu, ia mengcover salah satu lagu Judika berjudul “Jikalau Kau Cinta” yang diiringi sang paman, Jefry Peto.

Penyanyi cilik yang memiliki suara yang khas dengan lengkingannya ini kemudian diundang ke acara Brownis Trans TV. Para artis merasa takjub, salah satunya Charly Van Houten. Baca juga: Ruben Onsu Sebut Betrand Peto Tidak Tahu Jadi Korban Bullying Mantan vokalis ST12 itu secara khusus menciptakan lagu untuk Betrand Peto, berjudul “Sahabat Kecil”. Videonya berhasil memikat banyak pihak dan ditonton hampir 1 juta kali di Youtube. Setelah berperan besar untuk kesuksesan anak kelahiran 14 Maret 2005 ini, Ruben Onsu dan Sarwendah memutuskan mengadopsi Ruben sebagai anak pertamanya dan menjadi kakak untuk kedua putri Ruben.

Anak NTT

Betrand Peto merupakan remaja 13 tahun asal Desa Cancar, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Ferdy Peto dan Karolina yang kini telah bercerai. Sebelum diangkat anak oleh pasangan Ruben Onsu dan Sarwendah, Betrand sempat diasuh kakek dan nenek dari sang ayah, usai kedua orang tuanya bercerai.

Tinggal bersama kakek dan nenek, membuat Betrand harus membantu kehidupan keduanya meski ia masih bersekolah. Ditambah lagi, kondisi ekonomi sang kakek memang terbilang kurang mampu. Sepulang sekolah, ia berjualan ikan sambil membantu sang neneknya mencari pakan babi. “Pulang sekolah bantuin nenek pergi cari makanan babi dan menjual ikan. Penghasilannya Rp 20 ribu satu hari,” kata Betrand yang dulu bersekolah di SMP 1 Ruteng, Cancar, Manggarai, itu.

Betrand Peto kemudian mulai dikenal publik sejak videonya menyanyi viral di laman Youtube dan media sosial. Ketika itu, bocah yang duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) itu menyanyikan lagu dari penyanyi legendaris Ebiet G Ade berjudul Titip Rindu buat Ayah.

Dalam video itu, Betrand tampak menghayati lirik-lirik lagu tersebut. Video itu pun mendadak viral hingga ditonton lebih dari 4 juta kali. Dari situ, Betrand diundang tampil di beberapa stasiun televisi. Salah satunya, program acara di televisi swasta yang dipandu Ruben Onsu.

Perkenalan dan pertemuan di program televisi Ruben itu menjadi gerbang Betrand hingga diangkat menjadi anak oleh Sarwendah dan suami. Sekaligus menjadi kakak angkat bagi Thania Putri Onsu.

Meski masih berusia remaja, Betrand memiliki kualitas vokal yang cukup luar biasa. Hal itu membuat Ruben memutuskan menjadi produser bocah asal Manggarai itu. Sahabat dari mendiang Julia Perez ini mendukung Betrand untuk mengembangkan bakatnya di Jakarta.

Ruben juga meminta penyanyi Charly Van Houten, mantan vokalis band ST12, menciptakan lagu untuk dinyanyikan Betrand. Lagu berjudul Sahabat Kecil yang dibuat Charly berisi curahan hati Ruben untuk sahabatnya yang sudah pergi meninggalkannya.

Ketika itu, Ruben belum sama sekali mempunyai keinginan mengangkat Betrand. Namun lama-kelamaan, ia mulai merasakan sesuatu yang spesial dari Betrand. Saat menjalani hari pertama syuting, Ruben mengatakan, Betrand selalu menempel kepadanya, tapi tak ada yang sama sekali yang dikatakan bocah itu.

Kemudian, tiba-tiba Betrand memanggilnya dengan sebutan bapak. Awalnya, Ruben menganggap jika panggilan itu merupakan sebutan umum untuk orang yang lebih tua di daerah asalnya. Akan tetapi, saat dipanggil bapak, Ruben justru meminta Betrand memanggilnya dengan sebutan ayah.

Sebutan ayah itu lantas membuat hati pria berusia 35 tahun itu tersentuh. “Enggak tahu kenapa tiba-tiba gua bilang, ‘Jangan panggil bapak, panggil saya ayah ya’. Itu keluar dari mulut,” ucap pemilik kuliner Ayam Geprek Bensu itu.

Selanjutnya, Ruben mengenalkan Betrand kepada Sarwendah. Saat bertemu Sarwendah, Betrand tampak akrab. Di situlah, mulai muncul keyakinan Ruben untuk mengadopsi Betrand. Ia juga mengutarakan niatnya tersebut kepad sang istri.

Tak hanya akrab dengan keduanya, Betrand juga cepat akrab dengan anak pertama Ruben dan Sarwendah, Thalia Putri Onsu. Hati Ruben pun kembali terguncang saat melihat keakaraban Betrand dan Thalia. Dia pun semakin yakin keputusannya mengadopsi Betrand adalah sesuatu yang tepat.

“Betrand main sama Thalia akrab banget kayak sudah lama kenal. Mereka lari-larian langsung bercanda, ketawa mereka lepas banget,” ujar Ruben saat diwawancarai Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama dalam channel YouTube Ussy Andhika Official.

Keseriusan Ruben dan Sarwendah mengadopsi Betrand dibuktikan keduanya dengan menjalani prosesi adat untuk meresmikan status Betrand Peto sebagai putra angkat mereka Oktober lalu. Keduanya, datang langsung ke daerah asal Betrand di Desa Cancar, Manggarai, NTT. Kejadian ini terekam dalam video yang diunggah di tayangan Cuap Cuap Pagi di kanal YouTube miliknya, MOP Channel.

Setibanya di NTT, rombongan Ruben dan keluarga langsung disambut tarian adat oleh masyarakat setempat. Kedua orang tua kandung Betrand menyambutnya putra mereka dengan tangis haru dan memeluknya.

Prosesi adat diawali dengan digendongnya Betrand oleh ayah kandungnya, lalu diserahkan kepada Ruben dan Sarwendah untuk menjadi anak angkat mereka. Nama belakang Betrand pun ditambahi menjadi Betrand Peto Putra Onsu.

Meski telah resmi menjadi anak angkat Ruben, Ferdy menuturkan bahwa putra itu masih terikat secara roh kepada mereka. Ia juga berpesan kepada putranya agar menghormati orang tua angkatnya, mencintai adik-adiknya seperti dia mencintai keluarga kandungnya.

Tak hanya secara adat, Ruben juga mengajukan permohonan pengasuhan anak secara hukum. Pada 9 September 2019, Ruben mengajukan permohonan hak asuh itu dan dikabulkan majelis hakim pada 15 Oktober 2019. Kini, Ruben dan Sarwedah resmi menjadi orang tua angkat Betrand Peto.

Betrand juga telah melanjutkan sekolah di Jakarta. Kedua orang tua angkatnya itu menyekolahkan di Sekolah Menengah Pertama Perguruan Cikini, Jakarta Pusat, sebuah sekolah swasta dengan biaya yang terbilang cukup mahal.

Kedua pasangan salebriti itu tampak bahagia dengan keputusan pengadilan. Keduanya juga kerap mmebagikan momen keakraban bersama Betrand dalam akun Instagram masing-masing.

Tinggalkan komentar