3 Tip Kesuksesan Ruben Onsu Mengelola Bisnis Kulinernya

- Modal yang Kokoh Hal pertama apabila ingin melebarkan sayap dan membuka banyak cabang adalah modal yang cukup. Di bawah naungan PT Onsu Pangan Perkasa, usaha ini mampu menghidupi sekitar 3.500 karyawan di seluruh Indonesia. Menurutnya, modal merupakan prioritas utama. “Untuk membuka cabang, coba dilihat 3 bulan pertama di suatu tempat. Nutup apa enggak? Kalo nggak dapat keuntungan 50 persen dari modal, buat saya jangan buka dulu. Karena faktor wilayah juga memengaruhi. Nggak semua daerah juga laris terus,” ucap Ruben.
- SOP dan SDM yang Baik. Sangat penting untuk mengutamakan standar operasional prosedur (SOP) yang baik. Salah satunya adalah penggunaan bahan baku utama, ayam potong segar. ‘Geprek Bensu’ telah mengantongi sertifikat halal dari MUI. Selain itu dari segi SDM, Ruben selaku owner juga telah memiliki manajemen yang solid. “Ada sidak setiap bulan. Ada tim yang datang dari kantor untuk mengontrol setiap cabang. Kita sebutnya tim audit yang mengawasi keuangan dan untuk meningkatkan kualitas,” imbuhnya.
- Perhatikan Cita Rasa Mengaku tak pernah mengenyam sekolah bisnis, Ruben memulai usaha kuliner dengan tekad yang kuat. Ia selalu memikirkan cita rasa dan memosisikan sebagai pembeli. Ia menegaskan penting untuk memiliki ciri khas. Saat ini, ia pun menghadirkan sambel embe dari Bali sebagai ciri khas rasa Indonesia. “Kesimpulan saya, bikin usaha makanan intinya itu murah tapi enak. Karena orang-orang kita cenderung begitu. Buka usaha di Indonesia nggak perlu banyak teori. Pokoknya lu langsung show off. Itu moto saya,” tegasnya.
